Mengenal DNS

In Uncategorized
DNS Server

DNS Server

(DNS atau disebut juga Domain Name System) adalah sebuah sistem yang menyimpan informasi tentang nama host ataupun nama domain dalam bentuk basis data tersebar (distributed database) di dalam jaringan komputer, misalkan: Internet. DNS menyediakan alamat IP untuk setiap nama host dan mendata setiap server transmisi surat (mail exchange server) yang menerima surel (email) untuk setiap domain. Menurut browser Google Chrome, DNS adalah layanan jaringan yang menerjemahkan nama situs web menjadi alamat internet.
DNS menyediakan pelayanan yang cukup penting untuk Internet, ketika perangkat keras komputer dan jaringan bekerja dengan alamat IP untuk mengerjakan tugas seperti pengalamatan dan penjaluran (routing), manusia pada umumnya lebih memilih untuk menggunakan nama host dan nama domain, contohnya adalah penunjukan sumber universal (URL) dan alamat surel. Analogi yang umum digunakan untuk menjelaskan fungsinya adalah DNS bisa dianggap seperti buku telepon internet dimana saat pengguna mengetikkan www.adriyan.web.id di peramban web maka pengguna akan diarahkan ke alamat IP 192.81.210.175 (IPv4), Ada beberapa istilah yang sering kita gunakan dalam pengaturan DNS di server Hosting maupun di Domain Panel. Berikut Keterangannya :
SOA MNAME – SOA: Start Of Authority

SOA MNAME adalah field yang menunjukkan master server pada puncak/root dari zona authority. Hanya diperbolehkan terdapat satu master server tiap zona authority.

SOA RNAME
SOA RNAME adalah email address dari orang atau organisasi yang bertanggung jawab pada zona ini. Format field ini berbeda dengan formatemail biasa (yaitu memakai tanda ‘@’). Format yang digunakan dalamfield ini adalah mailbox-name.domain.tld. Misalnya root.adriyan.web.id akan ekuivalen dengan root@adriyan.web.id

SOA Serial Number
SOA Serial Number adalah field yang menunjukkan serial number dari DNS server. Field ini berisi nilai unsigned 32 bit mulai dari 1 hingga 4294967295 dengan jumlah increment maksimal 2147483647. Dalam implementasi BIND (Berkeley Internet Name Daemon), field ini didefiniskan dalam 10 digit. Format yang paling populer dalam penamaan serial number ini adalah yyyymmddss dengan yyyy adalah tahun, mm adalah bulan, dd adalah tanggal, dan ss adalah jumlah perubahan yang dilakukan pada hari itu. Nilai dari field ini harus diubah ketika terjadi perubahan pada zone file. Perubahan ini wajib dilakukan karena server lain menyimpan informasi mengenai zona berdasarkan serial number.Selama serial number server tidak berubah, maka data di cache juga tidak akan berubah.

SOA REFRESH
SOA REFRESH adalah field yang menunjukkan waktu slave server akan merefresh zona dari master server. Field ini dalam satuan detik dengan nilai signed 32 bit. RFC1912 merekomendasikan 1200 hingga 43200 detik.1200 detik jika datanya cepat berubah dan 43200 detik jika data jarang berubah.

SOA RETRY
SOA RETRY adalah field yang menunjukkan berapa lama waktu jeda antara percobaan slave server mengkontak master server jika kontak pertama mengalami kegagalan ketika slave server me-refresh cache dari master server. Field ini dalam satuan detik dengan nilai signed 32 bit. Nilai yang ideal tergantung keadaan dan kecepatan network local. Biasanya nilainya adalah 180 (dua menit) hingga 900 (tiga belas menit) atau lebih tinggi.

SOA EXPIRE
SOA EXPIRE adalah field yang menunjukkan berapa lama zona-data masih authoritative. Field ini hanya berlaku untuk slave atau secondary server. Ketika nilai ini telah expired, maka slave server akan mengontak master server untuk membaca SOA record pada zona dan merequest AXFR/IFXR jika serial number berubah. Jika slave gagal mengontak master, maka slave akan terus mencoba mengontak master dan masih melayani query hingga waktu SOA EXPIRE habis. Setelah itu slave akan berhenti melayani query hingga kontak ke master server berhasil.RFC 1912 merekomendasikan 1209600 hingga 2419200 (2-4 minggu).

SOA MINIMUM TTL
SOA MINIMUM TTL adalah nilai default TTL (Time To Live) untuk semua record pada zone file. Field ini dalam satuan detik.

CNAME
CNAME, Canonical Name for Alias adalah record yang menjelaskan primaryname untuk owner. Nama ownernya disebutkan dalam alias. Formatny adalah: CNAME

MX
MX adalah record yang menjelaskan tentang domain mail exchange.Formatnya adalah sebagai berikut: [domain-name] IN MX [Preference][Exchange]
Dimana:
Preference adalah 16 bit integer yang menunjukkan preferences darisuatu domain dengan domain lainnya. Semakin kecil nilainya maka preferencesnya semakin bagus. Exchange adalah domain yang akanmenangani mail exchange untuk owner name.

A
A adalah field yang menunjukkan alamat Ipv4. Nama owner akan ekuivalen dengan IP address yang didefinisikan setelah record A.

PTR
PTR adalah domain name pointer, yaitu record yang menunjuk ke lokasi tertentu dalam domain name space.

TXT
TXT adalah record yang menunjukkan text strings, digunakan untuk menangani teks yang berisi deskripsi suatu domain.

Untuk Cek Keseluruhan Setting DNS di Server Hosting anda, Silahkan Cek menggunakan intodns.com/namadomainanda atau ada referensi lainnya.

Semoga Bermanfaat

Tags: #centos #dns #linux #server #ubuntu

author
Author: 
Blog ini saya gunakan sebagai LOG selama saya selancar di dunia maya, agar tidak lupa makanya saya posting di Blog ini. Happy Surfing
3 Cara Memasang Anti Copy Paste di Blogspot
3 Cara Memasang Anti Copy Paste di Blogspot
Blogspot atau blogger anda sering di copy
Download KALENDER 212 Tahun 2017, Free 100%
Download KALENDER 212 Tahun 2017, Free 100%
Yang pengen mengabadikan aksi Super damai 212
record Screen Desktop with ffmpeg
record Screen Desktop with ffmpeg
Sebelum masuk rekam video dengan FFMPEG mari
Cara Mendapatkan Video Bebas Copyright
Cara Mendapatkan Video Bebas Copyright
saya tidak terlalu yakin dengan metode ini,
cara mendapatkan gambar atau images berlisensi gratis dari google
cara mendapatkan gambar atau images berlisensi gratis dari google
salah satu kendala blogger untuk posting artikel

Leave a reply "Mengenal DNS"

Must read×

Top